31 Agustus 2026
Riau - Indonesia
BERITA Pelalawan

Lanjutkan Safari Masjid, HIMA Persis Pelalawan: Masjid Jadi Ruang Pembentukan Moral dan Karakter Pemuda

PELALAWAN — Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PD HIMA Persis) Pelalawan kembali melanjutkan program Safari Masjid sebagai bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir dan memberikan manfaat langsung di tengah masyarakat.

Kali ini, Safari Masjid digelar di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dengan rangkaian aktivitas keagamaan, sosial, hingga aksi kepedulian terhadap kemakmuran masjid.

Kegiatan diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan masjid bersama masyarakat dan sejumlah unsur yang terlibat. Setelah itu, rangkaian dilanjutkan dengan Magrib Mengaji, salat Magrib berjamaah, tahsin Al-Qur’an, serta salat Isya berjamaah.

Usai salat Isya, jamaah mengikuti tausiyah yang disampaikan Dr. Yumesri, S.Sos.I., M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat serta kehidupan sosial masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, PD HIMA Persis Pelalawan juga menghadirkan aksi sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada 15 lansia di Kelurahan Pelalawan.

Bantuan tersebut mendapat dukungan dari BAZNAS Kabupaten Pelalawan sebagai bagian dari penyaluran zakat kepada para mustahik.

Selain bantuan sosial, PD HIMA Persis Pelalawan turut menyerahkan bantuan pembangunan Masjid At-Taqwa sebesar Rp2 juta. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan dan kemakmuran rumah ibadah.

Ketua PD HIMA Persis Pelalawan, Agung Prayoga, menegaskan bahwa Safari Masjid tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan warga, membangun silaturahmi, serta memberikan kontribusi nyata.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya hadir dengan gagasan dan kemampuan intelektual, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat secara nyata. Bagi kami, pengabdian bukan sekadar kegiatan, tetapi bagian dari tanggung jawab moral dan amal jariyah,” ujar Agung.

Ia mengatakan, Safari Masjid juga menjadi ruang pembelajaran bagi kader HIMA Persis agar tidak hanya mampu berbicara mengenai perubahan, tetapi turut mengambil bagian dalam proses perubahan tersebut.

“Kami ingin kader HIMA Persis tidak hanya pandai berbicara tentang perubahan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Kita datang ke masyarakat untuk belajar, bersilaturahmi, sekaligus memberikan apa yang bisa kita berikan,” katanya.

Agung menilai masjid memiliki posisi penting dalam membentuk generasi muda. Selain sebagai tempat ibadah, masjid menurutnya dapat menjadi ruang pendidikan, pembinaan, dan penguatan karakter pemuda.

“Masjid adalah laboratorium untuk membentuk moral dan karakter pemuda agar siap menjadi pemimpin yang baik di masa depan,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Agung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Safari Masjid. Di antaranya Pengurus Masjid At-Taqwa, BAZNAS Kabupaten Pelalawan, mahasiswa KKN UIN Suska Riau 2026, Karang Taruna Kelurahan Pelalawan, serta masyarakat setempat.

Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dan kolaborasi tersebut, PD HIMA Persis Pelalawan turut menyerahkan sertifikat apresiasi kepada Pengurus Masjid At-Taqwa, mahasiswa KKN UIN Suska Riau 2026, dan Karang Taruna Kelurahan Pelalawan.

Agung berharap kolaborasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan tersebut dapat terus berlanjut serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Harapan kami sederhana, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya kepedulian, persaudaraan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Dan mahasiswa harus mengambil bagian dalam proses itu,” ujarnya.

Melalui keberlanjutan Safari Masjid, PD HIMA Persis Pelalawan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan gerakan mahasiswa yang tidak hanya mengedepankan intelektualitas, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *