31 Agustus 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

Wabup Kampar MIsharti Buka Subayang Festival X 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata

KAMPAR KIRI HULU — Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si. membuka Subayang Festival ke-X Tahun 2026 yang digelar di Kawasan Wisata Subayang, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Sabtu (29/8/2026) malam. Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat identitas budaya sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pembukaan Subayang Festival turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) Mona, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Riau Tekad Parbatas Setia Dewa, S.T., M.T., perwakilan Pemerintah Kabupaten Kampar, Forkopimcam Kampar Kiri Hulu, Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar, S.Pd., Penjabat Kepala Desa Gema Roni Pasla, S.Pd.SD., serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti mengatakan Subayang Festival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya serta potensi wisata Kampar Kiri Hulu.

Menurutnya, keberadaan festival tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk melestarikan tradisi sekaligus membuka peluang ekonomi melalui sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Subayang Festival merupakan wadah untuk memperkuat identitas budaya, memperkenalkan potensi wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Misharti.

Subayang Festival X tahun 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan. Di antaranya pertunjukan seni budaya, pameran UMKM, ekspedisi wisata alam, serta kegiatan mancokau di kawasan lubuk larangan.

Misharti menekankan, pelestarian budaya harus terus dijadikan sebagai bagian dari identitas daerah. Selain menjaga warisan tradisi, budaya juga dinilai dapat menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat apabila dikembangkan secara berkelanjutan melalui sektor pariwisata.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga dan meneruskan tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

“Generasi muda harus menjadi pewaris tradisi di masa yang akan datang. Karena itu, pelestarian budaya harus dilakukan bersama-sama agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” katanya.

Misharti berharap Subayang Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin dikenal oleh masyarakat luas. Dengan potensi alam dan kekayaan budaya yang dimiliki, Kampar Kiri Hulu diharapkan mampu berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kampar.

“Dengan dibukanya acara ini, saya berharap festival ini terus berlanjut dan semakin dikenal lebih luas, sehingga Kampar Kiri Hulu menjadi destinasi unggulan yang memadukan pesona alam serta kekayaan budaya,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kampar juga menyerahkan penghargaan dan sertifikat kepada para juara Duta Subayang Festival Tahun 2026.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai kebanggaan Kabupaten Kampar serta persembahan untuk Indonesia,” tutup Misharti.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *