Kampar – Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat komitmennya terhadap sektor pendidikan dengan menggelar Rapat Ekspose Kegiatan Pemetaan Kebutuhan Kepala Sekolah serta Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025.
Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar S.Sos., M.T., didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Aidil, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aidil di Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Senin (29/9/2025).
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas pembangunan daerah.
Ia menekankan perlunya memastikan setiap satuan pendidikan dipimpin oleh kepala sekolah yang kompeten, didukung sarana dan prasarana yang memadai.
“Pemetaan kebutuhan kepala sekolah harus benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Kita ingin memastikan setiap satuan pendidikan memiliki pemimpin yang mampu membawa sekolahnya maju, sekaligus didukung sarana dan prasarana yang memadai,” ujar Bupati.
Kepala Disdikpora Aidil menambahkan, ekspose ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan revitalisasi pembangunan secara detail, mulai dari perbaikan ruang belajar, penambahan fasilitas penunjang, hingga penyediaan infrastruktur yang layak.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Manajemen KSPSTK (Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan), Kabupaten Kampar memiliki potensi besar dalam pemenuhan kepala sekolah.
“Tercatat sebanyak 3.339 guru di Kabupaten Kampar memenuhi syarat untuk menjadi kepala sekolah,” jelas Aidil. Jumlah tersebut meliputi TK 35 orang, SD 2.323 orang, SMP 981 orang
Pihak BKPSDM menyatakan bahwa proses penempatan dan pengembangan kepala sekolah akan disinergikan dengan hasil pemetaan ini. Hal ini dilakukan agar kebijakan rotasi dan pengangkatan kepala sekolah menjadi lebih tepat sasaran dan berdampak positif pada kualitas pendidikan.
Melalui usulan APBN 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap sektor pendidikan dapat diperkuat secara optimal, memastikan generasi muda Kampar mendapatkan layanan pendidikan yang lebih baik, merata, dan berkualitas. ***


