17 September 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

Bupati Kampar Dorong Pengembangan Pisang Cavendish untuk Tingkatkan Ekonomi Petani

KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., membuka Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura di Kabupaten Kampar yang digelar Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar di Aula Kantor Bupati Kampar, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperkuat pengembangan sektor hortikultura sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan pendapatan petani.

Turut hadir dalam kegiatan itu mantan Bupati Kampar Jefry Noer, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardy Mardiansyah, S.STP., M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan perusahaan, camat se-Kabupaten Kampar, kepala desa, pelaku usaha, serta kelompok tani.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengatakan sektor hortikultura memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Karena itu, pengembangan komoditas hortikultura harus dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan lahir kesamaan persepsi dan langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia menyebutkan, Kabupaten Kampar memiliki potensi lahan dan sumber daya yang mendukung pengembangan berbagai komoditas hortikultura. Salah satu komoditas yang dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan adalah pisang Cavendish.

Menurut Ahmad Yuzar, pengembangan komoditas tersebut perlu didukung penerapan teknologi pertanian yang tepat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, petani dan dunia usaha.

“Potensi yang kita miliki harus dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya para petani,” katanya.

Ahmad Yuzar juga berharap pengembangan hortikultura tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, mantan Bupati Kampar Jefry Noer hadir sebagai salah satu narasumber. Dalam pemaparannya, Jefry Noer menjelaskan pengembangan pisang Cavendish secara menyeluruh, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga proses panen.

Jefry Noer juga menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Kampar yang kembali memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki kontribusi penting dalam pembangunan daerah sehingga membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.

Sosialisasi berlangsung dengan antusias dan dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta mengenai strategi pengembangan tanaman hortikultura, khususnya pisang Cavendish di Kabupaten Kampar.

Pemerintah Kabupaten Kampar berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan kelompok tani sehingga pengembangan hortikultura mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahan pangan daerah.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *