KAMPAR — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orangtua dalam meningkatkan kualitas pendidikan saat menghadiri kegiatan halal bihalal di UPT SDN 025 Tanjung Rambutan, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan bertema “Membangun Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia Melalui Semangat Halal Bihalal” itu turut dihadiri Plt Sekretaris Disdikpora Kampar Zulkifli, unsur pendidikan tingkat kecamatan, pemerintah desa, komite sekolah, serta para wali murid.
Dalam sambutannya, Helmi menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh sekolah, tetapi membutuhkan dukungan aktif dari orangtua dan masyarakat.
“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Perlu dukungan penuh dari orangtua dan masyarakat agar pendidikan anak-anak kita bisa optimal,” ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah melalui berbagai program positif, seperti tahfidz Al-Qur’an dan kegiatan pembinaan karakter lainnya.
Selain itu, Helmi mengingatkan para guru agar terus menjaga kekompakan dan konsistensi dalam mendidik siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.
Sementara itu, Kepala UPT SDN 025 Tanjung Rambutan, Nurma Yuliana, mengatakan kegiatan halal bihalal menjadi momentum mempererat hubungan antara sekolah, guru, dan wali murid.
“Kami berharap kebersamaan ini membawa kemajuan bagi sekolah serta mendukung keberhasilan anak-anak di masa depan,” katanya.
Ketua Komite SDN 025 Tanjung Rambutan, Idris, juga mengajak seluruh wali murid untuk terus berperan aktif mendukung program-program sekolah demi peningkatan mutu pendidikan.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan Kepala Desa Tanjung Rambutan, Dedi Wahyudi. Ia menilai halal bihalal menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan antara pemerintah desa dan pihak sekolah.
“Pemerintah desa siap berkolaborasi dengan pihak sekolah demi kemajuan pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustadz Nursal yang mengajak seluruh hadirin memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara sekolah, orangtua, dan pemerintah semakin solid dalam mendukung terwujudnya generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.***


