KAMPAR — Wakil Bupati Kampar Misharti mendorong penguatan pembinaan qori dan qoriah secara berkelanjutan sebagai langkah meningkatkan prestasi Kabupaten Kampar pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau.
Hal itu disampaikan Misharti usai memimpin rapat persiapan MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar yang akan digelar di Kecamatan Gunung Sahilan pada 11-17 Oktober 2026.
Misharti mengatakan, Kabupaten Kampar memiliki banyak qori dan qoriah potensial. Namun, potensi tersebut perlu mendapatkan pembinaan yang serius agar kemampuan mereka terus berkembang dan dapat memberikan prestasi bagi daerah.
Menurutnya, sejumlah peserta yang berhasil meraih prestasi pada MTQ sebelumnya diketahui merupakan putra-putri Kampar. Namun, sebagian di antaranya kemudian tampil mewakili daerah lain.
“Yang juara sebenarnya banyak orang Kampar. Karena itu, pembinaan yang harus kita lakukan,” ujar Misharti usai rapat di Kantor Bupati Kampar, Selasa (6/10/2026).
Ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar. Setelah pelaksanaan MTQ ke-55 tingkat kabupaten, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kampar akan diarahkan untuk meningkatkan pembinaan terhadap qori dan qoriah.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta sehingga lebih siap menghadapi MTQ tingkat Provinsi Riau.
Selain pembinaan, pemerintah daerah juga akan membahas bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada para qori dan qoriah, termasuk insentif.
“Setelah MTQ ini nanti LPTQ akan melakukan pembinaan-pembinaan. Bagaimana pembinaannya, termasuk dukungan dan insentif, akan kita bicarakan lebih lanjut,” katanya.
Misharti menegaskan, persiapan MTQ Kabupaten Kampar tidak hanya ditujukan untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan. Momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan kafilah Kampar agar mampu bersaing dan meraih prestasi pada MTQ tingkat Provinsi Riau.(adv)


