10 Oktober 2026
Riau - Indonesia
BERITA EKONOMI Kampar

Perkuat Permodalan UMKM, Wabup Kampar Misharti Studi Komparatif ke PLUT KUMKM Batam

BATAM – Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses permodalan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., ke Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Kota Batam, Jumat (9/10/2026), untuk mempelajari pengelolaan program subsidi bunga sebagai stimulus permodalan bagi pelaku usaha mikro.

Kunjungan kerja tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan studi komparatif mengenai kebijakan, mekanisme pelaksanaan, serta strategi pengelolaan program pemberdayaan UMKM, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan yang terjangkau bagi pelaku usaha kecil.

Dalam kesempatan itu, Misharti menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah penyediaan akses permodalan dengan dukungan subsidi bunga perbankan untuk meringankan beban pembiayaan pelaku usaha mikro.

“Kami hadir di Kota Batam untuk berbagi informasi dan mempelajari pengelolaan program stimulus bagi UMKM. Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen mendorong ekonomi kerakyatan agar terus tumbuh dan berkembang. Melalui program subsidi bunga, kami berharap beban pembiayaan pelaku usaha mikro dapat berkurang sehingga mereka memiliki ruang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha,” ujar Misharti.

Menurutnya, penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui dukungan permodalan, tetapi juga perlu diiringi dengan pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, pemenuhan standar legalitas, serta perluasan akses pasar. Karena itu, Pemkab Kampar terus mendorong sinergi berbagai program agar pelaku UMKM mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Upaya tersebut turut didukung melalui program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) untuk membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan sertifikasi halal, serta optimalisasi Rumah Galeri UMKM sebagai sarana promosi dan pemasaran produk unggulan daerah.

Sementara itu, kunjungan ke PLUT KUMKM Kota Batam disambut oleh jajaran pengelola setempat. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai strategi pendampingan usaha, pengelolaan basis data pelaku UMKM, serta mekanisme penyaluran subsidi bunga perbankan agar program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui studi komparatif ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap dapat memperoleh referensi dan praktik baik dari pengelolaan UMKM di Kota Batam untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah. Hasil kunjungan tersebut diharapkan menjadi bahan penguatan kebijakan pemberdayaan UMKM, khususnya dalam memperluas akses permodalan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kampar.(adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *