5 November 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

Bapenda Kampar Petakan Potensi Pajak dan Retribusi untuk Optimalkan PAD

KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyusun kajian potensi pajak dan retribusi daerah sebagai upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini dilakukan untuk menetapkan target penerimaan yang lebih terukur berdasarkan potensi riil setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Upaya tersebut dibahas dalam rapat percepatan penerimaan PAD Kabupaten Kampar yang digelar di Aula Bapenda Kampar, Selasa (8/9/2026) siang. Rapat diikuti sejumlah OPD yang memiliki sumber penerimaan PAD.

Kepala Bapenda Kampar, Zamhur, ST, MM, mengatakan penyusunan kajian potensi menjadi langkah penting untuk memperbaiki pola penetapan target penerimaan daerah. Menurutnya, target PAD ke depan tidak lagi semata-mata mengacu pada realisasi tahun sebelumnya, tetapi harus didasarkan pada potensi yang dapat digali dari setiap sektor.

“Selama ini penetapan target lebih banyak mengacu kepada realisasi tahun sebelumnya. Ke depan, kita ingin target ditentukan berdasarkan potensi yang sebenarnya. Jadi tercapai atau tidaknya target akan dilihat dari seberapa besar potensi yang mampu digarap,” ujar Zamhur.

Ia menjelaskan, pemetaan potensi secara menyeluruh diperlukan agar setiap sumber penerimaan, baik dari pajak daerah maupun retribusi, dapat diidentifikasi dan dikelola secara optimal. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu menetapkan target yang lebih realistis sekaligus mendorong peningkatan penerimaan.

Zamhur menambahkan, capaian PAD juga akan menjadi salah satu indikator dalam mengevaluasi kinerja pimpinan OPD yang mengelola sumber pendapatan daerah. Karena itu, penetapan target harus didukung data potensi yang jelas dan sesuai dengan ketentuan.

“Kalau target sudah ditetapkan berdasarkan potensi yang ada dan sesuai ketentuan, maka ketika target itu tercapai tentu menjadi prestasi bagi kepala OPD. Sebaliknya, apabila tidak tercapai, tentu akan menjadi bahan evaluasi pimpinan,” tegasnya.

Dalam rapat tersebut, sejumlah OPD memaparkan perkembangan realisasi penerimaan sekaligus mengidentifikasi peluang yang masih dapat dikembangkan untuk meningkatkan PAD Kabupaten Kampar.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain optimalisasi penyewaan billboard melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kampar, penerimaan yang berkaitan dengan tenaga kerja asing (TKA), serta pengembangan potensi pariwisata di Kawasan Danau Rusa.

Bapenda Kampar berharap kajian tersebut dapat menghasilkan basis data potensi penerimaan yang lebih akurat. Dengan demikian, setiap OPD penghasil PAD memiliki target yang jelas, terukur, dan sesuai dengan potensi sumber pendapatan yang dikelolanya.

Melalui langkah ini, Pemkab Kampar berupaya memperkuat kemandirian fiskal daerah dengan menggali dan mengoptimalkan berbagai sumber PAD yang masih berpeluang untuk dikembangkan.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *