7 Mei 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

DPRD Kampar Tegaskan Sanksi Tegas bagi Perusahaan Perusak Lingkungan

KAMPAR – DPRD Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan meminta setiap perusahaan bertanggung jawab penuh atas dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat aktivitas operasional. Perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran bahkan terancam penghentian sementara hingga penutupan total kegiatan usaha.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Sunardi DS, menyampaikan hal tersebut menyusul adanya laporan masyarakat dan pemberitaan terkait dugaan kerusakan lingkungan di sejumlah wilayah di Kabupaten Kampar.

Menurut Sunardi, DPRD Kampar telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar terkait persoalan tersebut. Ia juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan DLH dalam menindaklanjuti laporan yang masuk.

“Kami melihat Dinas Lingkungan Hidup cukup tanggap terhadap laporan yang kami sampaikan. Ini menunjukkan adanya keterbukaan dan keseriusan dalam penanganan masalah lingkungan,” ujar Sunardi, Selasa (5/5/2026).

Ia menegaskan, perusahaan tidak boleh berlindung di balik alasan teknis maupun operasional untuk menghindari tanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Perusahaan tidak boleh beralasan teknis atau operasional untuk menghindar. Setiap usaha wajib memastikan aktivitasnya tidak merusak lingkungan dan tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.

Sunardi menjelaskan, perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran wajib bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi, melakukan pemulihan lingkungan secara menyeluruh, memberikan kompensasi kepada masyarakat terdampak, serta siap menerima sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih lanjut, DPRD Kampar juga membuka kemungkinan merekomendasikan penghentian sementara hingga penghentian total aktivitas perusahaan apabila ditemukan pelanggaran serius terhadap aturan lingkungan.

“Jika terbukti melanggar, kami akan merekomendasikan penghentian aktivitas perusahaan. Kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *