Bangkinang — Sebanyak 131 karateka Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Kabupaten Kampar mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Kyu Semester II Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar di Aula Sanika Satya Wada Polres Kampar, Minggu (14/12/2025).
UKT ini menghadirkan tim penguji yang ditunjuk langsung oleh Pengurus Daerah (Pengda) Inkanas Provinsi Riau, yakni Novika Andriani, S.Pd, M. Nazir, serta Popy Ardila, S.Pd dari Kabupaten Kampar.
Penguji UKT, Novika Andriani, menilai pelaksanaan ujian di Kabupaten Kampar berjalan dengan baik dan mencerminkan kualitas pembinaan atlet yang konsisten.
“Untuk Kampar, kualitas teknik peserta sudah cukup bagus. Hanya beberapa yang masih perlu perbaikan, selebihnya sudah memenuhi standar,” ujar Novika usai pelaksanaan UKT.
Ia menyebutkan, jumlah peserta yang mencapai 131 orang menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga karate di Kabupaten Kampar. Bahkan, Kampar dinilai sebagai salah satu daerah dengan perkembangan karate yang cukup pesat di Provinsi Riau.
“Animo karate di Kampar sangat tinggi. Ini menjadi potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan. Pada berbagai kejuaraan, Kampar juga kerap menyumbangkan medali emas, khususnya pada kategori kata,” tambahnya.
Novika juga berpesan kepada para pelatih dan atlet agar terus menjaga konsistensi latihan serta disiplin. Menurutnya, peran pelatih sangat menentukan kualitas dan prestasi atlet.
“Pelatih di Kampar terbukti memiliki kualitas yang baik. Jika atlet berlatih secara rutin dan disiplin, peluang untuk berprestasi hingga ke tingkat dunia sangat terbuka,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Inkanas Kampar, Satya Budhi Pratama, menjelaskan bahwa dari total peserta UKT, sebanyak 74 karateka berasal dari Dojo Patriot dan 57 karateka dari Dojo Tapung Hulu. Para peserta terdiri dari berbagai kelompok usia, mulai dari atlet pemula hingga atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
“Saat ini Kampar memiliki dua wilayah pembinaan yang cukup kuat, yakni Tapung dan Bangkinang Kota. Hal ini berkat kerja sama semua pihak serta dukungan penuh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang selaku Ketua Umum Pengcab Inkanas Kampar,” jelas Satya.
Ia juga mengungkapkan tantangan dalam pembinaan atlet usia dini, terutama terkait kejenuhan dalam latihan. Oleh karena itu, metode latihan yang menyenangkan terus diupayakan agar atlet tetap termotivasi.
“Kami berusaha menyampaikan materi latihan dengan cara yang fun dan nyaman, sehingga anak-anak tetap antusias mengikuti latihan,” ujarnya.
Pelatih Dojo Tapung Hulu, Nofriza, S.Pd, mengaku jumlah peserta UKT kali ini melebihi perkiraan, mengingat pelaksanaannya berdekatan dengan libur akhir tahun.
“Alhamdulillah, meski berdekatan dengan libur akhir tahun, peserta UKT tetap banyak dan mencapai 131 karateka. Ini juga berkat dukungan penuh Ketua Umum Pengcab Inkanas Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ujar pelatih yang akrab disapa Feri tersebut.(tn)


