Bangkinang – Bupati Kampar Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Kampar Misharti dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Zamhur, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga menerima audiensi dari Yayasan Palangka Swarna Nusantara, Selasa (5/8/2025).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Kampar tersebut membahas pentingnya pelestarian sejarah dan budaya daerah. Dalam kesempatan itu, Bupati Ahmad Yuzar mengajak para pelaku dan pemerhati sejarah untuk bersama-sama menulis dan menerbitkan buku sejarah Kampar.
“Selama ini kita belum memiliki bukti tertulis yang komprehensif mengenai sejarah Kampar. Karena itu, di masa kepemimpinan saya bersama Hj Misharti, kami sangat mendukung inisiatif untuk mendokumentasikan sejarah Kampar dalam bentuk buku,” ujar Yuzar.
Ia juga menegaskan bahwa penulisan buku sejarah tersebut harus melalui proses kajian ilmiah yang valid, berdasarkan data dan bukti empiris.
“Penting agar isi buku nanti sesuai dengan kaidah ilmiah dan disusun berdasarkan fakta serta data yang akurat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Palangka Swarna Nusantara Aris Pratama menyampaikan bahwa pendirian yayasan ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan generasi muda Kampar mengenai sejarah daerahnya.
“Kami berharap Pemerintah Daerah Kampar mendukung upaya ini, termasuk dalam hal penggalian potensi sejarah, baik melalui dokumen, arsip, maupun legalitas lainnya,” ujar Aris.
Yayasan Palangka berharap kerjasama dengan Pemda Kampar dapat memperkuat upaya pelestarian jati diri, budaya, dan sejarah Kampar untuk diwariskan kepada generasi mendatang.***


