Salo – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salo kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di UPT SMP Negeri 2 Salo, pada Senin (4/8/2025).
Kegiatan yang menjadi agenda rutin bulanan KUA Kecamatan Salo ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Hal tersebut disampaikan oleh Nurjalal, yang mewakili Kepala KUA Kecamatan Salo, Zahari Eka Putra.
“Tujuan dari BRUS adalah untuk mempersiapkan generasi yang cerdas dan berakhlak. Jadi tidak cukup hanya pintar, tapi juga harus memiliki perilaku yang baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai isu penting yang sering dihadapi remaja, seperti dampak pernikahan dini, bullying, serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Materi disampaikan oleh penyuluh KUA Kecamatan Salo, yakni Indra Gamal dan Adi Jondri Putra.
“Kami berharap para siswa dapat memahami materi yang disampaikan dan menjadikannya bekal agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan mereka,” tambah Nurjalal.
Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Salo, Yusmawati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan BRUS di sekolahnya. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa dan orang tua yang mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan edukasi secara langsung kepada anak-anak mereka.
“Kegiatan ini sangat positif dan kami berharap dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Di tengah kurangnya wadah penyampaian edukasi remaja secara langsung, kehadiran KUA memberikan dampak yang nyata bagi perkembangan karakter siswa,” ujarnya.
Ia juga mendoakan agar seluruh tim KUA Kecamatan Salo senantiasa diberikan kesehatan, sehingga dapat terus menjalankan edukasi yang bermanfaat bagi remaja, khususnya di Kabupaten Kampar dan Kecamatan Salo.
Pantauan media di lokasi menunjukkan, kegiatan BRUS ini dipimpin langsung oleh penyuluh fungsional KUA Kecamatan Salo, Gusmawati HR, S.H.I., serta turut dihadiri oleh para penyuluh lainnya, yakni Indra Gamal, Nurjalal, dan Zamhasri.***


