BANGKINANG – Sebanyak 1.000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) akan disuntikkan untuk hewan ternak sapi di Kabupaten Kampar
Kepala Dinas Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) dan Peternakan Kabupaten Kampar Ir Syafrizal melalui Kabid Kesehatan Hewan drh Darius menjelaskan, Kabupaten Kampar mendapatkan jatah 1.000 dosis vaksin PMK.
Kampar termasuk kabupaten yang keenam di Provinsi Riau yang positif PMK di Desa Sumber Saru Kecamatan Tapung Hulu. Hasil lab ada tiga sapi yang positif PMK. Kemarin sudah diobservasi dan sekarang sudah mulai sehat.
“Sekarang menjadi masalah lalu lintas hewan ternak di perbatasan. Untuk sudah dibuat lima posko Satgas di perbatasan untuk memantau masuk hewan ternak ke Kabupaten Kampar,” jelas Darius.
Darius menambahkan posko Satgas tersebut di XIII Koto Kampar untuk memantau ternak dari luar provinsi yakni Sumbar. Posko Satgas kedua di Desa Silam untuk memantau ternak dari Rohul dan Sumut. Karena Rohul yang pertama di Riau ditemukan kasus PMK.
Posko Satgas ketiga Desa Suram Kecamatan Tapung Hulu untuk memantau yang dari Sumut juga. Posko Satgas keempat di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir. Posko Satgas kelima di Desa Petai Kamparkiri untuk mengantisipasi dari Kuansing.
“Posko Satgas ini siaga 24 jam memantau hewan ternak yang masuk ke Kabupaten Kampar. Akan dicek surat keterangan kesehatan hewan, kemudian dicek juga kondisi ternak sehat apa tidak,” jelas Darius.
Darius menambahkan, kemarin ada di Posko Tapung Hilir ada tiga mobil yang membawa ternak disuruh balik lagi ke Sumut. Mereka tidak dapat menunjukkan surat keterangan kesehatan ternak. Kemudian dicek kondisi kesehatan sapinya ada menunjukkan gejala klinis PMK.
“Kita juga sudah sosialisasi kan untuk ke Kabupaten Kampar Provinsi Riau harus ada surat keterangan kesehatan hewan ternak dari daerah asal ternak.Kebanyakan hewan ternak masuk dari Sumbar dan Sumut,” kata Darius.
Darius menjelaskan, tahap awal dari Provinsi Riau ada 1.000 dosis vaksin PMK. Sebanyak 600 dosis vaksin PMK untuk Kecamatan Tapung Hilir dan 400 dosis vaksin PMK untuk Kecamatan Tapung.
“Untuk tahap awal ini kita vaksin PMK di daerah yang positif dulu. Vaksin ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebar an PMK ini,” jelas Darius.(01)


