BANGKINANG — Pemerintah Kabupaten Kampar memastikan persoalan kebocoran yang sempat terjadi di kawasan Islamic Center Bangkinang telah berhasil ditangani melalui langkah perawatan rutin dan penanganan teknis secara bertahap. Saat ini kondisi bangunan dipastikan kembali normal dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagaimana mestinya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar Afrudin Amga menyampaikan bahwa penanganan kebocoran tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan berkala yang memang dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah daerah guna menjaga kualitas dan ketahanan bangunan Islamic Center sebagai salah satu fasilitas publik strategis di Kabupaten Kampar.
“Untuk perawatan (maintenance), memang ada peralatan khusus yang digunakan setiap tahun. Terkait kebocoran yang sempat terjadi, alhamdulillah saat ini sudah tertangani dengan baik dan kondisi bangunan sudah kembali normal,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa kompleks Islamic Center Bangkinang merupakan bangunan dengan skala besar dan memiliki struktur konstruksi yang cukup kompleks, sehingga proses perawatan tidak dapat dilakukan sekaligus dalam satu paket pekerjaan atau satu kontrak kegiatan.
Menurutnya, pekerjaan pemeliharaan harus dilakukan secara bertahap dan terencana agar setiap bagian bangunan yang membutuhkan penanganan dapat dikerjakan secara maksimal sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.
“Penanganan dilakukan secara bertahap karena mempertimbangkan luas kawasan serta kompleksitas pekerjaan di lapangan. Dengan metode bertahap seperti ini, kualitas pekerjaan bisa lebih terjaga dan hasilnya lebih optimal,” jelasnya.
Meski dilakukan secara bertahap, Afrudin Amga menegaskan bahwa seluruh pekerjaan yang telah masuk dalam kontrak pemeliharaan sebelumnya sudah diselesaikan sepenuhnya sesuai target yang telah direncanakan.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan monitoring terhadap kondisi bangunan Islamic Center secara berkala guna mengantisipasi potensi kerusakan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas tersebut.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di kawasan Islamic Center Bangkinang sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kampar.
Perawatan rutin yang dilakukan tidak hanya bertujuan menjaga kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan keberlanjutan fungsi kawasan Islamic Center sebagai ruang aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ibadah, pendidikan keagamaan, pembinaan umat, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Dengan selesainya penanganan kebocoran tersebut, masyarakat diharapkan dapat kembali


