26 April 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

Pemkab Kampar Tanda Tangani Kesepakatan Bersama Hasil Studi Pelamparan Blok Bentu

 PEKANBARU – Penjabat (Pj) Bupati Kampar Hambali SE MBA MH diwakili Asisten II Setda Kampar Suhermi ST menghadiri acara ekspose hasil studi pelamparan reservoir Blok Bentu yang dilaksanakan oleh Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Universitas Islam Riau (LAPI-UIR).

Acara ini juga mencakupi penandatanganan kesepakatan bersama hasil studi tersebut dan digelar di Gedung Daerah Balai Serindit, Provinsi Riau, Pekanbaru, Kamis (19/9/2024).

Acara ini dipimpin langsung Pj Gubernur Riau Dr Rahman Hadi MSi didampingi Asisten II Provinsi Riau M Job Kurniawan M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur LAPI FT UIR Frof Dr Eng Muslim ST MT, Direktur PT Riau Petroleum Frof Husnul Kausarian, Direktur PT Riau Petroleum Bentu Leo Chandra, Direktur PT Riau Malacca Strait Wira Indani, dan Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Muhammad Rochaddi, serta Perwakikan dari Pemkab Pelalawan, Siak dan Meranti.

Sementara itu dari Pemkab Kampar dihadiri Plt Kabag Ekonomi Setda Kampar, Direktur Utama PD Kampar Aneka Karya Syafrudin SH MH, mewakili Kepala Bappeda Kampar Syafri serta staf.

Dalam pemaparannya Prof Dr Eng Muslim ST MT menyampaikan  Blok Bentu dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi besar dalam sektor energi, terutama gas bumi.

Muslim menyampaikan wilayah kerja Bentu saat ini memiliki 19 sumur aktif yang terletak di dua kabupaten yakni 6 di Kabupaten Kampar dan 13 di Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan kajian LAPI UIR terhadap pelamparan wilayah Kerja Bentu  diperoleh pembagian reserve untuk Pemprov Riau 96,30 BSCF atau 50  persen, Pemkab Pelalawan 80,11 BSCF atau 41, 59 persen dan Pemkab Kampar 16,20 BSCF atau 8,41 persen.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Riau Rahman Hadi menekankan pentingnya kolaborasi bersama dalam mengelola potensi ini secara optimal.

“Segala kelengkapan administrasi harus dikerjakan secara maksimal, kita semua berkolaborasi untuk memastikan hasil ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujar Pj Gubri

Sementara itu Suhermi menyampaikan apresiasi kepada tim LAPI-UIR atas dedikasi mereka dalam menyelesaikan studi ini.

“Hasil studi ini sangat penting bagi perencanaan pengelolaan sumber daya alam agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar, serta mendukung program pembangunan berkelanjutan. Ini juga akan membantu pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat dan relevan,” ungkap Suhermi.

Suhermi menambahkan, dengan kesepakatan ini tentunya sudah menyamakan persepsi bersama terkait dengan kajian dan jumlah PI yang diterima oleh Pemerintah Daerah yang menjadi lokasi sumber energi.

’’Kita berharap kepada Pemprov Riau setelah ini dapat dilanjutkan dengan persetujuan dari pusat melalui kementerian terkait, harapan kita ini segera dapat kita realisasikan,” pinta Suhermi.

Penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemrov Riau, Pemkab Kampar, Pemkab Pelalawan dan LAPI FT UIR mengenai penerapan hasil studi pelamparan.

’’Kesepakatan ini menandai komitmen kedua pihak dalam mengimplementasikan rekomendasi yang dihasilkan dari studi tersebut untuk kemajuan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” tutup Suhermi.(adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *