15 Oktober 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

Wabup Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Pemkab Kampar Kaji Langkah Penanganan

KAMPAR – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, meninjau langsung lokasi turap longsor di Desa Penyesawan, Kecamatan Kampar, Rabu (14/10/2026) sore. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi kerusakan yang berpotensi mengganggu akses jalan dan keselamatan warga, sekaligus membahas langkah penanganan agar longsor tidak meluas.

Di lokasi, Misharti mengamati kondisi turap yang mengalami longsor serta aliran anak sungai di sekitar kawasan tersebut. Ia juga berdiskusi dengan camat dan kepala desa mengenai kebutuhan pembangunan turap dan kemungkinan normalisasi aliran sungai sebagai bagian dari upaya mengantisipasi kerusakan lebih lanjut.

Misharti mengatakan, penanganan longsor perlu dikaji secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi lapangan. Menurutnya, upaya perbaikan infrastruktur harus diiringi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama aliran sungai dan anak sungai.

“Kalau kita lakukan normalisasi lagi tanpa ada perubahan perilaku masyarakat, persoalan ini akan terus berulang. Masyarakat juga harus diedukasi agar tidak membuang sampah ke sungai maupun anak sungai,” ujar Misharti.

Ia mengungkapkan, normalisasi di kawasan tersebut telah dilakukan pada 2025. Karena itu, pemerintah daerah perlu mengevaluasi kondisi terkini untuk menentukan langkah penanganan lanjutan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Selain mempertimbangkan perbaikan turap, kelancaran aliran air juga menjadi perhatian untuk mengurangi risiko banjir. Misharti menjelaskan, banjir yang sebelumnya terjadi di kawasan tersebut bukan berasal langsung dari Sungai Kampar, melainkan dari anak sungai yang berada di sekitar permukiman.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar aliran air tetap lancar dan tidak terganggu oleh penumpukan sampah. Peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dinilai penting untuk mendukung efektivitas upaya penanganan yang dilakukan pemerintah.

Misharti berharap pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dapat memperkuat sinergi dalam menjaga lingkungan serta mendukung langkah penanganan turap longsor di Desa Penyesawan.

Melalui peninjauan tersebut, diharapkan kondisi kerusakan dapat ditangani sesuai kebutuhan dan risiko longsor yang lebih luas, gangguan akses jalan, serta ancaman terhadap keselamatan warga dapat diminimalkan.(adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *