25 September 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

Tindak Lanjuti Sekolah Viral, Disdikpora Kampar Ukur Lahan untuk Ruang Belajar Baru Kelas Jauh SDN 007 Sungai Agung

KAMPAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar bergerak cepat membenahi kondisi sarana pendidikan di sekolah kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kondisi sekolah tersebut viral di media sosial.

Sebagai tindak lanjut, Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar, Helmi, turun langsung ke lokasi bersama tim konsultan untuk melakukan peninjauan sekaligus pengukuran lahan yang akan digunakan untuk pembangunan ruang belajar baru, Kamis (24/9/2026).

Peninjauan tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam menyiapkan pembangunan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi para siswa dan tenaga pendidik di wilayah tersebut.

Helmi hadir didampingi tim teknis serta tenaga pendidik setempat, Rohmawati. Dalam kunjungan itu, tim konsultan melakukan pengukuran terhadap lahan yang telah disiapkan untuk pembangunan ruang belajar baru.

Lahan tersebut merupakan hibah dari masyarakat dengan luas sekitar setengah hektare. Status lahan yang telah dihibahkan secara resmi dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat proses persiapan pembangunan.

“Hari ini kita langsung membawa konsultan untuk mengukur lahan dan merencanakan ruang belajar baru. Pembangunannya akan dialokasikan melalui anggaran APBD Perubahan (APBD-P) Kabupaten Kampar tahun 2026,” tegas Helmi di sela-sela peninjauan.

Menurut Helmi, pengukuran lahan merupakan bagian penting dalam tahapan awal sebelum pembangunan fisik dilaksanakan. Data hasil pengukuran tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi tim teknis dan konsultan dalam menyusun perencanaan pembangunan.

Mulai dari penentuan desain bangunan, kapasitas ruang belajar, kebutuhan fasilitas pendukung hingga aspek teknis lainnya akan disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan sekolah.

“Setelah pengukuran ini, tentu kita akan melihat kebutuhan teknisnya. Sehingga pembangunan yang dilakukan nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan peserta didik,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah berupaya agar persoalan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah kelas jauh tersebut dapat segera ditangani. Keberadaan ruang belajar yang memadai dinilai penting untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus memberikan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman.

Apalagi, sekolah kelas jauh memiliki peran penting dalam memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang berada di wilayah yang relatif jauh dari pusat permukiman maupun sekolah induk.

Karena itu, pembangunan ruang belajar baru diharapkan tidak hanya menjawab persoalan keterbatasan fasilitas saat ini, tetapi juga dapat mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar bagi masyarakat Desa Sungai Agung dan wilayah sekitarnya.

Helmi menegaskan, proses pembangunan akan tetap mengikuti tahapan teknis dan ketentuan yang berlaku. Pengukuran lahan menjadi bagian dari persiapan agar pembangunan dapat direncanakan secara matang sebelum masuk ke tahap pengerjaan fisik.

Dengan telah tersedianya lahan hibah masyarakat, pemerintah daerah kini dapat melanjutkan tahapan perencanaan pembangunan melalui penganggaran yang telah disiapkan dalam APBD-P Kabupaten Kampar tahun 2026.

Langkah cepat Disdikpora Kampar tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sungai Agung. Warga berharap rencana pembangunan ruang belajar baru dapat segera direalisasikan sehingga kondisi fasilitas pendidikan di daerah mereka semakin baik.

Masyarakat juga berharap pembangunan tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap proses belajar mengajar, terutama bagi siswa yang selama ini mengikuti kegiatan pendidikan dengan keterbatasan sarana dan prasarana.

Bagi tenaga pendidik, tersedianya ruang belajar yang lebih layak juga diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, kegiatan belajar mengajar di sekolah kelas jauh tersebut diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Pemkab Kampar melalui Disdikpora pun memastikan proses persiapan pembangunan terus dilakukan. Setelah tahapan pengukuran dan perencanaan teknis rampung, pembangunan ruang belajar baru diharapkan dapat segera memasuki tahap berikutnya.

Respons cepat pemerintah daerah ini sekaligus menunjukkan upaya untuk memastikan akses dan fasilitas pendidikan dapat terus ditingkatkan, termasuk bagi sekolah yang berada di wilayah pedalaman Kabupaten Kampar.

Dengan adanya dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat melalui hibah lahan, pembangunan ruang belajar baru di SDN 007 Desa Sungai Agung diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperbaiki sarana pendidikan serta memberikan fasilitas belajar yang lebih aman, nyaman, dan memadai bagi para siswa.(adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *