9 Oktober 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

Dinas Pertanian Kampar Bangun JUT di Pulau Birandang, Perkuat Akses ke Lahan Pertanian

KAMPAR — Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura terus memperkuat infrastruktur pendukung sektor pertanian. Salah satunya melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 376 meter di Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampa, yang diharapkan dapat mempermudah akses petani menuju areal persawahan dan perkebunan sekaligus memperlancar mobilitas sarana produksi dan hasil pertanian.

Jalan Usaha Tani tersebut berada di kawasan Ponca Mongkuang menuju arah Talang atau Unsawai. Jalan dibangun dengan panjang sekitar 376 meter dan lebar 1,5 meter melalui anggaran APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan pembangunan dilaksanakan oleh CV Maju Jaya.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Nurilahi Ali melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian, M. Rijal, S.Hut., mengatakan pembangunan JUT tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan dukungan terhadap aktivitas masyarakat, khususnya petani yang beraktivitas di kawasan pertanian.

“Jalan ini merupakan akses masyarakat petani untuk menuju areal persawahan yang ada di kawasan tersebut,” ujar M. Rijal, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, ketersediaan akses yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan pertanian. Selain memudahkan petani menuju lahan, jalan tersebut juga dapat mendukung mobilitas sarana produksi serta pengangkutan hasil pertanian.

Dengan akses yang lebih baik, petani diharapkan dapat lebih mudah membawa berbagai kebutuhan untuk pengolahan dan pemeliharaan tanaman. Demikian pula saat masa panen, keberadaan jalan dapat membantu memperlancar proses pengangkutan hasil pertanian dari lahan menuju lokasi berikutnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pembangunan JUT di kawasan tersebut dilakukan melalui pekerjaan pengecoran. Infrastruktur ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Rijal mengatakan pembangunan akses pertanian menjadi semakin penting seiring dengan adanya penyusutan luas areal persawahan di Desa Pulau Birandang dalam beberapa tahun terakhir.

Data yang disampaikan menunjukkan, luas areal persawahan di Desa Pulau Birandang pada 2017 mencapai sekitar 109 hektare. Sementara pada 2025, luas tersebut tercatat sekitar 89 hektare atau mengalami pengurangan sekitar 20 hektare.

Di tengah kondisi tersebut, kata Rijal, dukungan terhadap lahan pertanian yang masih tersedia menjadi penting, termasuk melalui penyediaan infrastruktur pendukung. Akses jalan yang memadai diharapkan dapat membantu masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada.

“Pembangunan Jalan Usaha Tani menjadi salah satu bentuk dukungan tersebut. Pemerintah daerah berharap keberadaan akses yang lebih baik dapat membantu masyarakat memanfaatkan lahan pertanian secara optimal serta menunjang kelancaran aktivitas para petani,” jelasnya.

Selain menunjang akses menuju lahan, keberadaan JUT juga berkaitan dengan efisiensi kegiatan pertanian. Kemudahan mobilitas dapat membantu petani dalam membawa sarana produksi, melakukan pengolahan dan pemeliharaan lahan, hingga mengangkut hasil panen.

“Dengan adanya akses jalan, masyarakat kini memiliki jalur yang lebih mudah untuk menuju kawasan persawahan dan perkebunan. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi berbagai kendala mobilitas yang selama ini dapat menghambat aktivitas petani,” tambah Rijal.

Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung kebutuhan petani. Infrastruktur pertanian menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang keberlangsungan kegiatan produksi di tingkat masyarakat.

Rijal berharap pembangunan JUT tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang, khususnya petani yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada sektor pertanian.

“Pembangunan jalan ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang, terutama bagi mereka yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian,” ujarnya.

Di sisi lain, kemudahan akses menuju kawasan pertanian diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Mobilitas yang lebih mudah memungkinkan berbagai kegiatan produksi, pemeliharaan tanaman, hingga pengangkutan hasil pertanian dilakukan dengan lebih efektif.

Pembangunan JUT sepanjang 376 meter di Desa Pulau Birandang tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar menghadirkan infrastruktur yang mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan pertanian.

Dengan tersedianya akses yang lebih baik, petani diharapkan semakin mudah menjalankan aktivitas di lahan, sementara hasil pertanian dapat diangkut dengan lebih lancar. Pemerintah daerah juga berharap infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pembangunan JUT tersebut pada akhirnya diharapkan tidak hanya menjadi pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap keberlangsungan sektor pertanian di Desa Pulau Birandang. Akses yang semakin baik diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan lahan yang masih tersedia dan menunjang aktivitas perekonomian masyarakat.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *