BANGKINANG – Agus Risna Saputra terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kampar dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kampar yang digelar di Resort Stanum, Kota Bangkinang, Senin (21/9/2026).
Terpilihnya Agus menandai dimulainya kepemimpinan baru Partai Golkar Kampar. Setelah ditetapkan sebagai ketua, Agus langsung menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi fokus kepengurusan, mulai dari memperkuat konsolidasi internal hingga meningkatkan kedekatan dengan masyarakat di tingkat desa.
Agus mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah membangun komunikasi dengan para senior Partai Golkar sekaligus belajar dari pengalaman mereka dalam menjalankan organisasi.
Menurutnya, pengalaman dan kerja para senior merupakan modal penting bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan kinerja partai.
“Kita berkaca kepada senior-senior. Mereka sudah bekerja sangat baik dan bagus, peningkatannya juga luar biasa. Tentu kami akan belajar kepada para senior,” ujar Agus, yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kampar.
Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Repol yang sebelumnya memimpin DPD II Partai Golkar Kampar. Ia menilai loyalitas, waktu, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan Repol untuk membesarkan partai menjadi bagian penting yang perlu diteruskan oleh kepengurusan berikutnya.
“Tentu kita ingin meningkatkan lagi lebih dari itu. Harapan Bang Repol kepada kami juga, kalau bisa konsolidasi ditingkatkan, dekat-dekat dengan desa, dekati masyarakat, dan buat program yang mengacu kepada kebutuhan masyarakat,” katanya.
Karena itu, Agus menegaskan kepengurusan baru tidak hanya akan berfokus pada persoalan internal organisasi. Konsolidasi hingga ke tingkat desa dan membangun kedekatan dengan masyarakat akan menjadi bagian dari program kerja Partai Golkar Kampar ke depan.
Pasca-Musda, Agus mengatakan pihaknya akan segera menyusun struktur kepengurusan sekaligus merancang program kerja. Penyusunan kepengurusan ditargetkan mulai dilakukan dalam waktu sekitar satu pekan.
“Insya Allah dalam satu pekan ini kita akan menyusun kepengurusan, lalu kita susun program kerja ke depan,” ujarnya.
Agus mengatakan target utama kepengurusan baru adalah memperbesar Partai Golkar di Kabupaten Kampar. Untuk mencapai target tersebut, ia mengajak seluruh kader memperkuat kerja sama dan menjalankan roda organisasi secara bersama-sama.
“Harapannya, yang pertama tentu membesarkan Partai Golkar lebih besar lagi. Untuk itu kita harus bekerja sama-sama untuk membesarkan Partai Golkar, supaya partai ini berjaya seperti dulu,” tutur Agus.
Soal Dinamika Politik
Ditanya mengenai dinamika politik internal Partai Golkar, termasuk kemungkinan perubahan posisi politik di DPRD Kampar, Agus memilih menyerahkan persoalan tersebut pada dinamika yang berkembang.
“Kalau itu mengalir apa adanya saja. Tidak ada yang seperti itu,” katanya.
Agus sendiri bukan kader baru di Partai Golkar. Ia mengaku telah bergabung dengan partai tersebut sejak 2002. Perjalanan organisasinya dimulai dari tingkat desa, kemudian dipercaya menjadi sekretaris di tingkat kecamatan hingga akhirnya masuk dalam kepengurusan DPD II Partai Golkar Kampar.
“Saya mulai dari tahun 2002, sudah menjadi anggota Partai Golkar. Saya masuk dari PD desa, kemudian menjadi sekretaris kecamatan, sampai di DPD. Jadi memang dari bawah,” jelasnya.
Kini berusia 40 tahun, Agus menyebut perjalanan panjang sebagai kader di berbagai tingkatan organisasi menjadi bagian dari proses yang membentuk dirinya hingga dipercaya memimpin Partai Golkar Kampar.
Dalam menjalankan kepemimpinannya, Agus juga menegaskan akan tetap mengikuti instruksi dan arahan pimpinan Partai Golkar di tingkat yang lebih tinggi.
“Pesannya tetap ikuti instruksi dan arahan partai. Patuh dan taat,” tegasnya.***


