ROKAN HULU – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mematangkan persiapan pemberangkatan 377 Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 1447 H/2026 M yang dijadwalkan mulai berangkat pada 28 April 2026 melalui Bandara Tuanku Tambusai.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi awal yang dipimpin langsung oleh Plt Sekretaris Daerah Rohul, Yusmar, di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Rohul, Kamis (9/4/2026).
Rapat strategis ini dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya Kakan Kementerian Haji dan Umrah Rohul, Kakan Kemenag Rohul, para asisten Setda, kepala OPD terkait, perwakilan Polres Rohul, serta otoritas Bandara Tuanku Tambusai.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa total jemaah asal Negeri Seribu Suluk yang akan berangkat tahun ini berjumlah 377 orang, yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni:
- Kloter 8: 191 jemaah, berangkat 28 April 2026 melalui Bandara Tuanku Tambusai
- Kloter 12: 182 jemaah, berangkat 3 Mei 2026 melalui Bandara Tuanku Tambusai
- Kloter 13: 4 jemaah, berangkat 9 Mei 2026
Plt Sekda Rohul Yusmar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para calon jemaah haji sejak tahap keberangkatan hingga menuju embarkasi.
“Insya Allah, para jemaah akan dilepas langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu. Prosesi pelepasan dilakukan mulai dari Bandara Tuanku Tambusai hingga nantinya dilepas secara resmi dari Embarkasi Batam menuju Tanah Suci,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam rapat koordinasi ini bertujuan memastikan seluruh aspek teknis, keamanan, serta kelancaran operasional pemberangkatan berjalan optimal.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap dukungan operasional Bandara Tuanku Tambusai dapat semakin mempermudah mobilisasi jemaah, sehingga para calon jemaah haji dapat berangkat dengan nyaman dan lebih fokus mempersiapkan ibadah.
Dengan persiapan yang matang dan sinergi lintas instansi, diharapkan seluruh rangkaian proses pemberangkatan 377 CJH Rokan Hulu tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan. (diskominfo)


