2 April 2026
Riau - Indonesia
BERITA Kampar

DPPKBP3A Kampar Bersama TPPS Tunjukkan Hasil Nyata Penurunan Stunting pada Penilaian Kinerja 2024

Kampar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mengikuti Penilaian Kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahun 2024 secara virtual di Ruang Rapat Batu Tilam, Kantor Bappeda Kampar, Rabu (18/6/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si. selaku Ketua TPPS Kabupaten Kampar. Ia memaparkan berbagai langkah dan inovasi yang telah dilakukan Pemkab Kampar dalam menekan angka stunting.

Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kampar Drs Edi Afrizal MSi, para pimpinan OPD terkait, Ketua IV TP PKK Kampar drg Yusi Prastiningsih Firdaus MM beserta pengurus, serta perwakilan DWP Kampar.

“Dalam penilaian yang dilakukan Tim Provinsi Riau mungkin belum maksimal, namun kami yakin di bawah kepemimpinan Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Kabupaten Kampar akan terus berkomitmen menekan angka stunting hingga mencapai Zero Kasus Baru Stunting,” ujar Misharti dalam pemaparannya.

Sebagai Ketua TPPS, Misharti menjelaskan berbagai inovasi dan terobosan telah dijalankan dari tingkat kabupaten hingga desa. Hal ini terbukti efektif, di mana data menunjukkan penurunan signifikan jumlah kasus stunting.

Pada Januari 2024 tercatat 571 anak mengalami stunting, dan melalui implementasi 8 Aksi Konvergensi Stunting, jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi 510 anak pada Desember 2024. Secara total, tercatat penurunan sebanyak 390 anak dalam kurun waktu setahun.

Misharti menegaskan bahwa hasil penilaian TPPS Provinsi Riau akan menjadi bahan evaluasi penting dalam merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif.

“Atas nama Pemkab Kampar dan TPPS, saya mengucapkan terima kasih atas masukan dari tim penilai. Kami akan terus berupaya maksimal untuk menekan angka stunting di Kampar,” tegasnya.

Penilaian yang dipimpin oleh Heri Yanto Usman, S.Hut., MT. tersebut berlangsung interaktif. Seluruh pertanyaan panelis dapat dijawab dengan baik oleh TPPS Kampar.

Misharti menutup kegiatan dengan menegaskan komitmen Pemkab Kampar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pencegahan stunting.

“Dengan Komitmen Kampar di Hati, Pemkab Kampar bertekad menurunkan angka stunting dan mencapai Zero Kasus Baru Stunting melalui upaya pencegahan yang masif,” pungkasnya yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Sementara itu, Kepala Dinas DPPKBP3A Kampar Edi Afrizal menegaskan, bahwa capaian penurunan stunting ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi lintas sektor.

“Penurunan angka stunting di Kampar tidak terlepas dari peran serta semua pihak, mulai dari OPD, tenaga kesehatan, PKK, hingga pemerintah desa. DPPKBP3A sebagai koordinator sangat mengapresiasi keterlibatan stakeholder yang sudah bekerja bersama-sama dengan penuh komitmen. Ke depan, kami akan terus memperkuat strategi pencegahan sejak hulu agar angka stunting semakin menurun,” ungkapnya.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *