KAMPAR – Krisis air bersih yang dialami TK Anur dan masyarakat Dusun Simpang Kare, Desa Padang Mutung, Kecamatan Kampar, selama hampir dua tahun akhirnya teratasi. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), PT Tasma Puja membangun satu unit sumur bor lengkap dengan fasilitas pendukungnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi sekolah maupun warga sekitar.
Selama ini, keterbatasan akses air bersih memaksa para siswa TK Anur membawa air dari rumah setiap hari menggunakan botol air mineral. Air tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan sanitasi, mulai dari keperluan toilet hingga berwudu di lingkungan sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya, PT Tasma Puja membangun sumur bor sedalam sekitar 50 meter beserta sarana pendukungnya. Fasilitas tersebut diresmikan pada Senin (6/7/2025) dan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah maupun masyarakat Dusun Simpang Kare.
Mewakili Manajer Kebun PT Tasma Puja, Dedi H. Siregar, Asisten Indra Syahbani mengatakan penyediaan akses air bersih merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program TJSL yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus didukung oleh lingkungan yang sehat dan fasilitas yang memadai.
“Pendidikan yang baik hanya bisa tumbuh dalam lingkungan yang sehat. Bantuan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi sekolah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup bersih di tengah masyarakat,” ujarnya.
Indra menjelaskan, pembangunan sumur bor tersebut merupakan hasil identifikasi terhadap kebutuhan riil masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh guru, peserta didik, dan warga sekitar.
Selain membantu mengatasi persoalan akses air bersih, program ini juga menjadi bagian dari kontribusi PT Tasma Puja dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada sektor penyediaan air bersih dan sanitasi yang layak.
“Kami berharap dengan adanya fasilitas ini, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, sehat, dan aman,” tambahnya.
Kepala TK Anur, Gusmayanti, S.Pd., PAUD mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan PT Tasma Puja. Menurutnya, selama hampir dua tahun keterbatasan air bersih menjadi kendala dalam aktivitas belajar mengajar di sekolah.
“Selama ini siswa-siswi kami harus membawa air dari rumah setiap hari karena tidak adanya akses air bersih di sekolah. Dengan adanya fasilitas ini, proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan sehat. Ini bukan hanya bantuan fisik, tetapi juga dukungan besar bagi masa depan pendidikan anak-anak kami,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Padang Mutung Abdul Muis mengapresiasi kepedulian PT Tasma Puja yang telah membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan sumur bor tersebut.
Ia berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin melalui berbagai program CSR yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Program seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin sehingga mampu menghadirkan perubahan positif dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah ini,” tutup Abdul Muis.(tn)

