TempoNews45 BERITA Wabup Misharti Dorong UMKM Kampar Naik Kelas, Olahan Patin dan Batik Jadi Produk Unggulan
BERITA

Wabup Misharti Dorong UMKM Kampar Naik Kelas, Olahan Patin dan Batik Jadi Produk Unggulan

YOGYAKARTA – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., mendorong pengembangan produk olahan ikan patin dan batik khas Kampar agar memiliki nilai jual lebih tinggi, berdaya saing, serta mampu menembus pasar yang lebih luas. Upaya tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kampar ke Yogyakarta, Selasa (27/10/2026).

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menggali strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sekaligus mempelajari pengalaman daerah lain dalam meningkatkan kualitas produk, inovasi, dan pemasaran produk unggulan daerah.

Kedatangan Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, disambut Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, beserta jajaran. Pertemuan tersebut membahas pengalaman dan pendekatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi daerah dan penguatan UMKM.

Misharti menyampaikan bahwa pengalaman Pemerintah Kota Yogyakarta dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Kampar dalam merumuskan strategi pengembangan UMKM yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik ekonomi lokal.

Menurutnya, produk olahan ikan patin memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi beragam produk bernilai tambah. Melalui inovasi pengolahan, peningkatan standar mutu, pengemasan yang menarik, serta strategi pemasaran yang tepat, produk olahan patin Kampar diharapkan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha.

Selain produk olahan ikan patin, batik Kampar juga menjadi salah satu produk unggulan yang perlu terus dikembangkan. Kekayaan motif dan identitas budaya lokal dinilai menjadi kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tarik produk di tengah persaingan pasar.

“Batik Kampar memiliki kekayaan motif dan identitas budaya daerah yang harus terus kita kembangkan. Penguatan desain, peningkatan kualitas, inovasi, serta promosi yang berkelanjutan menjadi langkah penting agar batik Kampar semakin dikenal dan diminati pasar yang lebih luas,” ungkap Misharti.

Ia menambahkan, kunjungan kerja ke Yogyakarta menjadi momentum untuk bertukar gagasan, menggali pengalaman, dan mempelajari strategi pengembangan produk serta pemasaran yang dapat diterapkan sesuai dengan potensi Kabupaten Kampar.

Pemerintah Kabupaten Kampar, lanjutnya, berkomitmen memperkuat sinergi dengan pelaku UMKM dan berbagai pihak terkait agar produk unggulan daerah dapat berkembang secara berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat perekonomian daerah.

“Dengan inovasi, kualitas produk, dan strategi pemasaran yang tepat, UMKM Kampar harus mampu naik kelas. Produk olahan ikan patin dan batik Kampar bukan sekadar komoditas lokal, tetapi juga memiliki peluang ekonomi untuk membawa nama Kabupaten Kampar semakin dikenal di tingkat nasional,” tutupnya.

Melalui upaya pengembangan tersebut, diharapkan produk unggulan Kabupaten Kampar semakin kompetitif, memiliki nilai tambah, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.(adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version