MANDAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Masjid Al-Faruq Muhammadiyah di Jalan Lingkar RT 03/RW 01, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Dukungan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid yang dilakukan pada Minggu (14/6/2026).
Mewakili Bupati Bengkalis, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H Hambali, menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama bersama tokoh agama dan para undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Hambali menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Muhammadiyah dan seluruh elemen masyarakat yang telah berinisiatif serta bergotong royong mewujudkan pembangunan rumah ibadah tersebut.
Menurutnya, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa, terutama melalui sektor pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, dan dakwah Islam.
“Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik setiap upaya yang dilakukan Muhammadiyah dalam memperkuat kehidupan beragama sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak mulia,” ujar Hambali.
Ia menegaskan, peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni dimulainya pembangunan fisik masjid, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam membangun peradaban umat, memperkuat syiar Islam, serta menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan di tengah masyarakat.
Hambali berharap Masjid Al-Faruq Muhammadiyah nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembinaan keagamaan, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kita berharap Masjid Al-Faruq Muhammadiyah ini tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang hidup, aktif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Pematang Pudu dan sekitarnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hambali menyebutkan, keberadaan masjid memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing. Karena itu, pembangunan masjid diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, kata Hambali, berbagai program pembangunan dan pembinaan umat dapat berjalan lebih optimal guna mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, sejahtera, dan unggul di Indonesia.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan Masjid Al-Faruq Muhammadiyah hingga tuntas, baik melalui doa, tenaga, pemikiran maupun bantuan materi.
“Mari kita dukung bersama sesuai kemampuan masing-masing. Semoga setiap kontribusi yang diberikan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Surya Rizki dan Syaiful Ardi, Ketua PWM Riau Dr. H. Imron Rosyadi, Ketua PDM Kabupaten Bengkalis Dahen Tawakal, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pematang Pudu Ermanto, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mandau Zainal, perwakilan Camat Mandau Rifqi Alfansuri, Kepala KUA Kecamatan Mandau Saim, Sekretaris Kelurahan Pematang Pudu Hazazi Akbar, serta Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Faruq Mariyulis.(Infotorial/saukul)

