TempoNews45 RIAU Kampar Bupati Kampar Serahkan Alsintan, Dorong Modernisasi Pertanian dan Gerakan Tanam Cabai Kendalikan Inflasi
BERITA Kampar

Bupati Kampar Serahkan Alsintan, Dorong Modernisasi Pertanian dan Gerakan Tanam Cabai Kendalikan Inflasi

KAMPAR  – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani sekaligus memimpin Gerakan Tanam Cabai di lahan pekarangan masyarakat, Kamis (20/8/2026), sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperkuat produktivitas pertanian, ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Drs. Muhammad, M.Si., Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Nurilahi Ali, kepala OPD terkait, camat, penyuluh pertanian, kelompok tani serta masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Kampar menerima bantuan dari Kementerian Pertanian berupa dua unit Combine Harvester Besar (CHB). Bantuan tersebut merupakan hasil dukungan Kementerian Pertanian setelah kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono ke Kabupaten Kampar pada Februari lalu.

Dua unit bantuan CHB tersebut diserahkan kepada kelompok penerima manfaat, yakni Gapoktan Binuang Tani Utama, Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang dan Gapoktan Muara Jaya, Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar Nurilahi Ali mengatakan bantuan Alsintan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha tani, khususnya pada saat panen.

“Bantuan Combine Harvester ini tentu sangat membantu petani karena dapat mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil serta meningkatkan efisiensi biaya dan tenaga kerja. Kami berharap alat ini dapat dikelola dengan baik dan dimanfaatkan secara bersama untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada petani,” ujar Nurilahi Ali.

Ia menambahkan, selain dukungan mekanisasi pertanian, pihaknya juga terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia di lingkungan rumah melalui penanaman komoditas hortikultura, khususnya cabai.

“Gerakan Tanam Cabai ini merupakan bagian dari upaya kita meningkatkan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga sekaligus membantu menjaga pasokan cabai di daerah. Ketika masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan cabainya secara mandiri, maka ketergantungan terhadap pasokan dari luar dapat dikurangi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan bibit tanaman sayuran kepada delapan kelurahan. Bantuan terdiri dari 8.000 batang bibit cabai keriting, 4.800 batang cabai rawit, 1.600 batang terung, 1.600 batang tomat serta 200 kilogram polybag.

Masing-masing kelurahan mendapatkan bantuan berupa 1.000 batang bibit cabai merah, 600 batang cabai rawit, 200 batang tomat, 200 batang terung dan 25 kilogram polybag.

Nurilahi Ali berharap bantuan bibit tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dikembangkan dan dirawat hingga menghasilkan.

“Kami berharap masyarakat penerima dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Yang paling penting adalah bagaimana bibit yang diberikan dapat ditanam, dirawat dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sebagai tambahan pendapatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting perekonomian daerah yang harus terus diperkuat melalui penerapan teknologi dan mekanisasi.

Menurutnya, bantuan Alsintan menjadi bagian penting dalam mendorong pertanian yang lebih modern, efisien dan produktif. Dengan penggunaan teknologi yang tepat, petani diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

“Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang lebih modern. Dengan dukungan Alsintan ini, kita berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sehingga kesejahteraan petani juga dapat terus bertambah,” ujar Ahmad Yuzar.

Lebih lanjut, Bupati Kampar menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi daerah.

Karena itu, Ahmad Yuzar mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif melalui Gerakan Tanam Cabai di pekarangan rumah. Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan dan hortikultura merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi ketahanan pangan keluarga.

“Gerakan Tanam Cabai di pekarangan rumah merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, gerakan ini juga dapat mendukung pengendalian inflasi karena ketersediaan cabai di masyarakat akan semakin terjaga,” tambahnya.

Gerakan tersebut diharapkan dapat menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga oleh masyarakat, kelompok tani dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kampar.

Melalui sinergi antara pemerintah, petani dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kampar optimistis sektor pertanian semakin maju, produktif dan berkelanjutan. Di sisi lain, pemanfaatan pekarangan untuk tanaman hortikultura diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan pengendalian inflasi di Kabupaten Kampar.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version