BENGKALIS – Bupati Bengkalis, Kasmarni, menerima audiensi jajaran Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru dalam rangka sosialisasi program pemenuhan gizi nasional di Kabupaten Bengkalis, Senin (15/6/2026), di Hotel Surya Duri.
Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan KPPG dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak usia sekolah sebagai upaya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kasmarni menyambut baik kehadiran Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru beserta rombongan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Kasmarni, pemenuhan gizi merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang seimbang.
“Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik program ini. Pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan unggul di masa depan. Kami siap bersinergi dan mendukung implementasi program ini di daerah,” ujarnya.
Kasmarni juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 99 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah terdaftar di Kabupaten Bengkalis. Sebagian besar di antaranya telah mengajukan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Selain itu, terdapat usulan pembangunan 28 titik SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang saat ini masih dalam proses pembangunan serta pengadaan sarana pendukung.
“Atas capaian tersebut, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempercepat implementasi program pemenuhan gizi di Kabupaten Bengkalis,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru, Syartiwidya, menjelaskan bahwa keberadaan SPPG diharapkan menjadi ujung tombak dalam mempercepat pelayanan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi yang baik dan seimbang.
Ia juga berharap sosialisasi yang dilakukan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan sehingga program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui kerja sama yang erat, kami optimistis program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya.(info/sau)

