TempoNews45 RIAU Rohul Dispusip Rokan Hulu Gelar Lomba Bertutur SD/MI, Perkuat Budaya Literasi Anak Sejak Dini
BERITA Rohul

Dispusip Rokan Hulu Gelar Lomba Bertutur SD/MI, Perkuat Budaya Literasi Anak Sejak Dini

ROKAN HULU – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Rokan Hulu menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Rokan Hulu sebagai upaya meningkatkan budaya gemar membaca dan kemampuan literasi anak sejak dini. Kegiatan yang berlangsung di halaman Dispusip Rokan Hulu, Selasa (12/03/2026), diikuti oleh 16 peserta terbaik perwakilan dari setiap kecamatan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Rokan Hulu, dr Yeni Dwi Putri, didampingi para camat serta Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam pelaksanaannya, panitia menghadirkan dewan juri yang kompeten di bidang pendidikan dan literasi, yakni Asep Odang Kurnia, M.Pd, Nirma Herlina, M.Pd, dan Andrimar, M.Pd.

Para peserta tampil memukau dengan kemampuan bertutur yang kreatif dan komunikatif. Beragam teknik bercerita ditampilkan, mulai dari penguasaan intonasi, ekspresi, hingga penggunaan alat peraga yang menarik dan sesuai dengan tema cerita.

Bunda Literasi Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, dalam arahannya mengatakan bahwa lomba bertutur menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, potensi, dan rasa percaya diri.

Menurutnya, kemampuan bertutur perlu diasah sejak dini karena tidak hanya melatih kemampuan berbicara, tetapi juga membantu anak-anak menyampaikan informasi, gagasan, dan pendapat secara terstruktur.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berpikir kreatif dan kritis dalam menyampaikan cerita. Saya berharap tahun ini Rokan Hulu kembali mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Arsip Rokan Hulu yang terus menghadirkan kegiatan positif dalam mendukung pengembangan budaya literasi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Rokan Hulu, H. Ridarmanto, S.IP., MM, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun generasi literat melalui budaya gemar membaca.

Menurutnya, literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, serta menyampaikan kembali informasi secara kritis dan komunikatif.

“Lomba bertutur sangat relevan di era sekarang karena mampu melatih anak-anak menyampaikan informasi dengan cara yang ekspresif dan bermakna,” katanya.

Ridarmanto menjelaskan, sebelum mengikuti lomba tingkat kabupaten, para peserta terlebih dahulu melewati proses seleksi di tingkat kecamatan yang dilaksanakan oleh Bunda Literasi Kecamatan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi Rokan Hulu yang cerdas, berwawasan luas, dan memiliki karakter kuat melalui penguatan budaya literasi.

“Kami menyadari bahwa membangun budaya baca membutuhkan dukungan semua pihak. Kehadiran Bunda Literasi Kabupaten menjadi semangat tambahan bagi anak-anak dan jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip untuk terus mengembangkan gerakan literasi di Rokan Hulu,” pungkasnya.(diskominfo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version