KAMPAR – Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., menyerahkan bantuan sembako dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog kepada masyarakat Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, Senin (20/4/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari program nasional dalam menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar Dr. Yuli Usman, M.Ag., Kepala Bagian Ekonomi Purwoko, perwakilan Bulog Kampar Dani Permana, Sekretaris Camat Kampar Utara Rosmiati, S.H., M.M., serta Sekretaris Desa Sawah Suherdi, S.Sy.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog atas dukungan program bantuan pangan bagi masyarakat Kabupaten Kampar.
Ia menegaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan ini bukan sekadar bentuk perhatian, tetapi juga komitmen dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak serta terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat solidaritas sosial. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap program bantuan dari Badan Pangan Nasional ini sejalan dengan visi dan misi Kampar di Hati, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar Dr. Yuli Usman menjelaskan bahwa bantuan sembako dari Bapanas yang disalurkan melalui Perum Bulog merupakan program stimulus ekonomi berupa beras dan minyak goreng bagi keluarga prasejahtera. Program ini bertujuan menekan angka kemiskinan, mengendalikan inflasi, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan.
Ia juga menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dengan mekanisme verifikasi menggunakan KTP atau kartu penerima di tingkat desa dan kelurahan agar bantuan tepat sasaran.
“Bantuan akan disalurkan ke seluruh desa di 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar,” jelasnya.
Untuk tahap awal penyaluran bulan Februari dan Maret, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Khusus di Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, bantuan tersebut disalurkan kepada 401 kepala keluarga penerima manfaat.***

