TempoNews45 RIAU Kampar Pemeliharaan Rutin Ditingkatkan, PUPR Kampar Tangani Jalan Jebol dan Sedimen
BERITA Kampar

Pemeliharaan Rutin Ditingkatkan, PUPR Kampar Tangani Jalan Jebol dan Sedimen

KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan guna memastikan kondisi tetap aman, nyaman, dan layak dilalui masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kampar, Afrudin Amga, mengatakan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada titik-titik yang rawan mengalami kerusakan.

“Ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin, terutama di lokasi-lokasi yang rawan. Kami fokus pada pembersihan saluran, penanganan sedimen, serta perbaikan jalan yang mengalami kerusakan seperti jebol,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan drainase, pengangkatan material sedimen yang menghambat aliran air, hingga perbaikan ruas jalan yang rusak akibat faktor cuaca maupun tingginya intensitas penggunaan.

Selain menjaga kualitas jalan, langkah ini juga dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya banjir akibat tersumbatnya saluran air.

Beberapa titik yang menjadi prioritas penanganan antara lain kawasan Simpang PMI, Jalan Sudirman, DI Panjaitan, Mayor Ali Rasyid, serta sejumlah ruas jalan lain dengan tingkat kerawanan tinggi, termasuk jalur menuju fasilitas umum seperti tempat ibadah.

Menurut Amga, kegiatan pemeliharaan ini melibatkan personel lapangan dan didukung penggunaan alat berat seperti ekskavator guna mempercepat proses perbaikan.

“Jika terdapat jalan yang jebol atau mengalami kerusakan parah, akan segera kami tangani. Pemeliharaan ini dilakukan secara rutin agar kerusakan tidak semakin meluas,” jelasnya.

Pemkab Kampar berharap, melalui kegiatan ini, kondisi infrastruktur jalan dapat terus terjaga sehingga mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke dalam saluran drainase karena dapat menyebabkan penyumbatan dan memicu banjir.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version