PEKANBARU, TN45.COM – Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Kampar Misharti yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar melakukan silaturahmi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Dr Martinus Hukom beserta anggota BNN di Rumah Makan Sinar Kampar, Pekanbaru, Rabu (7/5/2025).
Hadir mendampingi Bupati Kampar Kepala BNN Provinsi Riau beserta anggota, Kadis PPKBP3A Edi Afrizal, Kaban Kesbangpol diwakili Kabid Wasnas dan Konflik Zaid Yuli, dan Kepala Bidang Dikpora Kampar Taufik.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menjelaskan, pertemuan sekaligus silaturahmi ini merupakan salah satu bentuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan BNN dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah melaksanakan silaturahmi yang penuh makna dengan Kepala BIN Komjen Pol Martinus Hukom dalam pertemuan ini, kami berdiskusi secara mendalam tentang upaya memperkuat sinergi antara Pemkab Kampar dan BNN,”ujarnya.
Ahmad Yuzar juga menjelaskan, bersama Ketua BNK Kabupaten Kampar Misharti berupaya semaksimal mungkin dalam mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Kampar.
Ahmad Yuzae menambahkan, semua sepakat bahwa tantangan penyalahgunaan narkoba tidak bisa dihadapi sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
’’Kami juga berkomitmen untuk memperkuat program pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, serta peningkatan kegiatan yang bersifat positif bagi generasi muda Kampar,’’ jelas Ahmad Yuzar.
Ahmad Yuzar mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komjen Pol Martinus Hukom beserta jajaran BNN yang telah memberikan perhatian dan dukungan dalam menjaga daerah dari ancaman narkoba.
“Semoga silaturahmi ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih intensif di masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BNN Martinus Hukom menjelaskan, Kabupaten Kampar memiliki posisi strategis yang harus dijaga bersama agar tidak menjadi jalur maupun wilayah rawan peredaran gelap narkoba. Ia mengapresiasi komitmen Bupati dan Kepala BNK Kabupaten Kampar beserta jajaran dalam mendukung program-program BNN, baik dalam aspek pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga penegakan hukum.
Ia berharap kolaborasi yang erat ini dapat terus berlanjut dalam membangun ketahanan masyarakat, menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kampar secara menyeluruh. Penanganan narkoba bukan hanya tugas BNN, tapi tugas bersama.
Martinus Hukom juga menyebutkan upaya sudah dilakukan untuk bisa melindungi anak-anak muda yang khususnya di kabupaten kampar terhindar dari bahaya penyalah gunaan narkotika.
“Mari kita wujudkan Indonesia Bersinar Bersih Narkoba mulai dari Kampar,” ungkapnya.***

